Showing posts with label Short story. Show all posts
Showing posts with label Short story. Show all posts

Saturday, January 20, 2018

APA ITU CINTA?

Pada suatu hari Aristoteles bertanya pada gurunya, apa cinta sejati itu?

Gurunya pun menjawab, "berjalanlah lurus ke taman bunga yang luas. Petiklah satu bunga yang terindah menurutmu dan jangan pernah berbalik ke belakang."

Kemudian dia melakukannya, tapi dia kembali dengan tangan hampa. Gurunya pun bertanya, "mana bunganya?"

Dia menjawab, "saya tidak bisa menemukannya. Sebenarnya saya telah menemukannya. Tapi saya berpikir di depan masih ada yang lebih bagus lagi, tapi ketika saya sampai diujung taman, saya baru sadar bahwa yang saya temui pertama kali tadi itulah yang terbaik. Tapi saya tidak bisa kembali kebelakang lagi, karena sudah ada yang mengambilnya."

Seperti itulah cinta sejati, semakin kamu mencari yang terbaik maka kamu tak akan pernah menemukannya. Jadi jangan pernah menyia-nyiakan cinta seseorang yang tumbuh di hatimu saat ini karena waktu tak akan pernah kembali. 


Regret is the proof that love was there once.

Berat Beban

Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: “Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?”

Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr.”Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya. Bukan berat Beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut.” Kata Covey.

“Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat.”

“Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya.” lanjut Covey. “Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi”

Renungan: Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi. Jadi sebelum pulang ke rumah dari aktivitas Anda di hari ini, untuk sementara tinggalkan beban Anda, entah itu pekerjaan atau yang lainnya. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. 

Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi. Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya…!! 
Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.

Kisah seorang petani dan tetangganya

Pada jaman dulu di suatu negeri, ada seorang petani mempunyai seorang tetangga yg berprofesi sebagai pemburu & mempunyai anjing² yg galak namun kurang terlatih. Anjing² itu sering melompati pagar & mengejar domba² petani. Petani itu meminta tetangganya untuk menjaga anjing²nya, tapi ia tdk mau peduli.



Suatu hari anjing² itu melompati pagar & menyerang beberapa domba, sehingga terluka parah. Petani itu merasa tak sabar, dan memutuskan utk pergi ke kota berkonsultasi pada seorang hakim.

Hakim itu mendengarkan cerita petani itu dan berkata: "Saya bisa saja menghukum pemburu itu, memerintahkan dia utk merantai & mengurung anjing²nya, tapi Anda akan kehilangan seorang teman & mendapatkan seorang musuh. Mana yg kau inginkan, teman atau musuh yg jadi tetanggamu?”

Petani itu menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman.

“Baik, saya akan menawari anda sebuah solusi yg mana anda harus menjaga domba² anda, supaya tetap aman & ini akan membuat tetangga anda tetap sbg teman.”

Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju.

Ketika sampai di rumah, petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim. Dia mengambil 3 domba terbaiknya dan menghadiahkannya pada 3 anak tetangganya itu, yg mana mereka menerima dg sukacita dan mulai bermain dgn domba² tsb. Utk menjaga mainan baru anaknya, si pemburu itu mengkerangkeng anjing pemburunya.

Sejak saat itu anjing² itu tdk pernah mengganggu domba² pak tani. Sbg rasa terima kasih atas kedermawanan petani kepada anak²nya, pemburu itu sering membagi hasil buruan kepada petani. Sbg balasannya, petani mengirimkan daging domba & keju buatannya.

Dalam waktu singkat tetangga itu menjadi teman yg baik.


"Cara terbaik untuk mengalahkan dan mempengaruhi orang lain adalah dengan kebajikan"